31 Oktober 2008

Kolaborasi Open Source & Proprietary

Open Source Technology telah membuka jalan bagi kemajuan teknologi informasi menjadi lebih maju dibanding sebelum kedatangannya.

Open Source sebenarnya sudah lama ada terutama berkembang di kalangan akademisi dan para peneliti untuk kepentingan dalam berbagai kegiatan pendidikan dan penelitian. Namun, akhir-akhir ini telah berkembang kepada khalayak umum yang menjadikan Open Source sebagai salah satu pilihan dalam memanfaatkan perangkat komputer secara optimal.

Disatu sisi sebagai pesaing dari bisnis software yang selama ini dikuasai oleh software-software proprietary yang diusung utamanya oleh Microsoft, Oracle, dll. Tetapi di sisi lain bukan berarti Open Source adalah segalanya, sehingga seolah-olah cukup Open Source Software, sedang Software proprietary sudah tidak layak digunakan. Jelas sekali pemikiran sempit seperti ini salah. Sekali lagi Open Source hanyalah salah satu alternatif bagi para pengguna komputer.

Open Source yang terkesan tidak menguntungkan dari sisi bisnis, dan sebagai sebuah alternatif software sebenarnya bisa bergandengan dengan vendor-vendor perusahaan software proprietary dalam menyediakan fasilitas software bagi kepentingan berbagai kegiatan bisnis.

Open Source hanya memberikan lebih banyak pilihan kepada user untuk mengoptimalkan pemakaian komputer sesuai dengan kebutuhannya. Para konsumen pengguna komputer bisa mengkombinasikan software Open Source dan proprietary secara bijak sehingga menghasilkan suatu sistem yang handal.

Pada prinsipnya software Open Source dan proprietary sama-sama dibutuhkan oleh berbagai kalangan masyarakat, tergantung pada kondisi dan sudut pandang masyarakan pengguna komputer dalam memilih dan memakai software-software yang diperlukan dalam menunjang kegiatan bisnisnya.

Baik Open Source maupun Proprietary kedua-duanya tetap memiliki kelebihan dan kekurangan. Kita juga harus bijak terhadap para vendor software yang tetap ingin mempertahankan softwarenya sebagai proprietary karena itu haknya untuk menjual hasil kerja kerasnya dalam membuat suatu yang layak dihargai dengan dolar. Demikian juga Open Source harus dihargai bukan dengan nilai dolar tetapi dinilai dari sisi manfaat sebanyak-banyaknya yang diberikan kepada masyarakat pengguna komputer. Keduanya tetap bernilai tinggi dilihat dari sudut pandang yang berbeda.

Bagi para vendor software proprietary, Open Source sebenarnya bisa dijadikan sebagai salah satu sarana untuk promosi produknya baik dari sisi teknologi maupun kegunaannya sehingga pengguna software bisa menilai suatu produk software tidak hanya dari sisi luar yaitu melihat manfaatnya, akan tetapi juga dari sisi dalam yaitu melihat teknologi yang digunakannya.

Ke depan kedua jenis software Open Source maupun Proprieatry diprediksikan tetap akan sama-sama diperlukan, tidak untuk saling meniadakan.

Tidak ada komentar: