15 Januari 2009

Dakwah Digital

Kemajuan internet mendorong terjadi terobosan dan perubahan dalam berbagai aktifitas, sehingga ruang gerak aktifitas menjadi lebih luas untuk memperluas pasar garapan.

Dakwah sebagai salah satu aktifitas keagamaan dalam menyebarkan suatu paham kebenaran khususnya Islam, mendapatkan kesempatan untuk lebih banyak berkiprah memberikan penjelasan secara nyata dan benar kepada ummat manusia bagaimana sebenarnya Islam dan apa konsekwensi logis dari pernyataan keIslamannya. Jangan sampai Islam hanya sebatas ucapan tanpa adanya pembuktian dalam bentuk sikap jelas dan tegas bahwa seseorang itu adalah Muslim. Karena sikap adalah bukti yang sebenarnya dari suatu keyakinan, bahkan tanpa berucappun sebenarnya seseorang bisa diketahui keyakinan sebenarnya itu apa, karena ucapan hanyalah sekedar penegasan apa yang menjadi sikapnya di dalam hati.

Oleh karena itu, Islam adalah Action, bukan hanya sekedar Talking. Mari kita buktikan keIslaman kita dengan Action yang jelas dan tegas yang membedakan antara Muslim dengan Kafir dan Musyrikin.

e-Dakwah membuka wacana baru untuk memperjelas sikap kita kepada dunia melalui dunia maya di internet.

12 November 2008

Hash Method

Hash method atau hasing
Metode penyimpanan data dengan cari metode hash akan memiliki kompleksitas O(1) untuk setiap proses input, pencarian dan penghapusan.

Dalam metode hash, setiap data yang diinput akan disimpan dalam suatu tabel yang dinamakan dengan hash table hash, sedangkan setiap elemennya disebut dengan bucket.

Penempatan data pada tabel hash ditentukan oleh fungsi yang disebut dengan hash function. Hash function ini akan menentukan posisi (address) setiap elemen data.

Hash function terkadang akan menghasilkan address yang sudah ditempati oleh data sebelumnya sehingga akan terjadi apa yang dinamakan collision. Akibatnya akan terjadi overlap data yang mengakibatkan kehilangan data.

Untuk menghindari kejadian collision, menurut Knuth ada dua cara yang bisa dilakukan, yaitu:
1. Metode Chaining
Data yang disimpan pada address yang sama, akan disimpan dengan menggukan linked list.
2. Metode Open Addressing
Dari address yang dihasilkan oleh hash function akan dicari address berikutnya yang masih kosong, untuk dijadikan sebagai address tempat menyimpan data baru.

Searching Method

Searching artinya proses pencarian terhadap suatu data yang tersimpan di dalam suatu tabel.

Searching merupakan salah satu proses yang umum dilakukan terhadap data yang tersimpan dalam tabel, selain proses lain yaitu proses input dan delete.

Method searching secara global terbagi menjadi dua.
#Linear Search
Pencarian dilakukan dari awal dengan mencocokkan satu per satu sampai data terakhir. Sehingga kompleksitasnya O(n).

#Binary Search
Syarat pencarian ini datanya harus sudah terurut dari kecil ke besar (atau sebaliknya). Pencarian data dilakukan dengan membandingkan data yang dicari dengan data pertengahan. jika data yang dicari lebih kecil, maka pencarian dilakukan dari awal sampai pertengahan. Proses ini terus dilakukan secara berulang. Kompleksitas pencarian seperti ini menjadi lebih efektif menjadi log2n.

Tree Structure (Struktur Data & Algoritma)

Struktur Tree banyak dikenal untuk menunjukkan susunan pengurus dalam suatu organisasi.

Istilah dalam Tree:
1. Root
2. Parent
3. Child
4. Node
5. Leaf
6. Sibling
7. Ancestor
8. Descendant

Level dalam struktur tree menunjukkan peringkat node dari mulai root ke bawah, dimana root menempati level 0 dst.

Struktur Tree terbagi 2 macam

1. Ordered Tree
Penempatan sibling berdasarkan aturan tertentu. Aturan yang berbeda akan menyebabkan struktur tree yang berbeda pula.

2. Unordered Tree atau Oriented Tree
Cara penembatan siblinya tidak ditentukan, yang penting jelas hubungan parent-childnya.

Struktur Data tree dalam pemrograman bahasa C, dapat dijabarkan sbb:

struct node {
struct node *left;
struct node *right;
char label;
};

Algoritma penelusuran data (traverse) pada struktur tree ada 3 macam.
1. PreOrder
Cara penelusurannya:
a. Pergi ke root
b. Telusuri bagian kiri tree sampai selesai
c. Telusuri bagian kanan tree sampai selesai

void preorder(struct node *p){
if ( p == NULL) return;
printf("Node %c ", p->label);
preorder(p->left);
preorder(p->right);
}

2. InOrder
Cara penelusurannya:
a. Telusuri bagian kiri tree sampai selesai
b. Pergi ke root
c. Telusuri bagian kanan tree sampai selesai

void inorder(struct node *p){
if ( p == NULL) return;
inorder(p->left);
printf("Node %c ", p->label);
inorder(p->right);
}

3. PostOrder
Cara penelusurannya:
a. Telusuri bagian kiri tree sampai selesai
b. Telusuri bagian kanan tree sampai selesai
c. Pergi ke root

void postorder(struct node *p){
if ( p == NULL) return;
postorder(p->left);
postorder(p->right);
printf("Node %c ", p->label);
}

Dengan menggunakan penelusuran yang berbeda urutan data yang dihasilkan dari sebuah struktur tree akan berbeda pula.

e-Learning & Masa Depan

e-Learning yang dikenal secara umum sebagai sistem pembelajaran melalui pemanfaatan teknologi informasi untuk menunjang kegiatan pembelajaran.

Dengan adanya e-Learning minimal content pembelajaran yang diperlukan oleh banyak siswa dari daerah yang terpencil dan tidak mampu dapat disediakan secara merata.

Proses pembelajaran e-Learning terbagi dua
1. Synchronous (bersamaan waktu akses)
2. Asynchronous (berbeda waktu akses)
Kedua cara tersebut umumnya dikombinasikan agar proses pembelajaran berjalan lebih optimal disesuaikan dengan kondisi masing-masing.

Para pendidik digugah untuk lebih go-international dalam penyediaan bahan ajar yang mudah, dan aplikatif tanpa harus mengetahui cara pemakaian komputer secara mendetail.

e-Learning minimal menyediakan content pembelajaran yang dapat kapan saja diunduh melalaui internet. Sehingga apabila bahannya sama diharapkan tingkat kecerdasanpun tidak akan jauh berbeda karena sumbernya sama.

Ke depan e-Learning akan berubah menjadi u-Learning sejalan dengan semakin pesatnya perkembangan teknologi informasi diiringi semakin canggihnya gadget kecil berkemampuan tinggi. Sehingga ruang akses untuk pembelajaran menjadi semakin terbuka.

Open Source Bukan Linux

Jangan salah pengertian tentang Open Source. Sebab akhir-akhir ini saking gencarnya dan banyak distro linux, seolah-olah Open Source adalah Linux, padahal Linux adalah hanya sebagian kecil saja dari Open Source. Jauh sebelum Linux muncul sebenarnya sudah ada software Latex sebagai software word processor yang sangat handal terutama dalam membuat penulisan persmaan matematika yang rumit. Latex banyak dipakai di kalangan akademi dan lembaga penelitian di luar negeri, walaupun sulit pemakaiannya akan tetapi kehandalannya untuk penulisan ilmiah Latex memiliki tempat tersendiri di kalangan para peneliti dan akademisi.

Linux memang handal, tetapi sebenarnya cukup jadi dilema bagi para pemula atau orang awam, karena begitu banyaknya distro yang bermunculan sampai lebih dari 250. Mana yang baik? tentu suatu pertanyaan yang susah dijawab.

Selain Linux sebenarnya sebenarnya ada free unix lain yang dikembangkan oleh California Univ yaitu FreeBSD, OpenBSD, NetBSD. Bedanya dengan linux, distro unix BSD ini hanya didistribusikan oleh pihak Barkley Calif. Univ. saja.

WebELS e-Learning System

WebELS adalah salah satu software open source untuk pembelajaran berbasis web yang dikembangkan oleh NII (National Institute of Informatics, Japan).

Fitur yang dimiliki adalah:
#mengupload file ppt atau pdf menjadi image untuk menghindari pembajakan
#merekam suara dan kursor untuk presentasi di web
#menggunakan java technology
#multiplatform

bisa di coba di webels.ex.nii.ac.jp