e-Learning yang dikenal secara umum sebagai sistem pembelajaran melalui pemanfaatan teknologi informasi untuk menunjang kegiatan pembelajaran.
Dengan adanya e-Learning minimal content pembelajaran yang diperlukan oleh banyak siswa dari daerah yang terpencil dan tidak mampu dapat disediakan secara merata.
Proses pembelajaran e-Learning terbagi dua
1. Synchronous (bersamaan waktu akses)
2. Asynchronous (berbeda waktu akses)
Kedua cara tersebut umumnya dikombinasikan agar proses pembelajaran berjalan lebih optimal disesuaikan dengan kondisi masing-masing.
Para pendidik digugah untuk lebih go-international dalam penyediaan bahan ajar yang mudah, dan aplikatif tanpa harus mengetahui cara pemakaian komputer secara mendetail.
e-Learning minimal menyediakan content pembelajaran yang dapat kapan saja diunduh melalaui internet. Sehingga apabila bahannya sama diharapkan tingkat kecerdasanpun tidak akan jauh berbeda karena sumbernya sama.
Ke depan e-Learning akan berubah menjadi u-Learning sejalan dengan semakin pesatnya perkembangan teknologi informasi diiringi semakin canggihnya gadget kecil berkemampuan tinggi. Sehingga ruang akses untuk pembelajaran menjadi semakin terbuka.
12 November 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar